Oleh: mansidoarjo | Februari 1, 2008

Visi dan Misi MAN Sidoarjo

    1. Visi

Visi adalah imajinasi moral yang menggambarkan profil Madrasah Aliyah yang diinginkan di masa mendatang.

Adapun visi Madrasah Aliyah negeri Sidoarjo adalah “BERAKHLAK MULIA DAN UNGGUL DALAM PRESTASI“.

Adapun indikatornya adalah :

  1. Setiap siswa sopan baik dalam perilaku maupun tutur kata

  2. Menghormati orang lain terutama orang tua dan guru

  3. Suka menolong orang lain dalam kesulitan tanpa pamrih

  4. Taat, rajin dan disiplin dalam beribadah

  5. Unggul dalam peningkatan skor

  6. Unggul dalam kegiatan keagamaan

  7. Unggul dalam prestasi keolahragaan (bola volley, basket, futsal, bulu tangkis, dan tenis meja, pencak silat)

  8. Unggul dalam prestasi di bidang seni (teater, drumband, dan baca Al Qur’an)

  9. Mendapatkan kepercayaan masyarakat

    1. Misi

Misi adalah tindakan atau upaya untuk mewujudkan visi. Dengan kata lain misi merupakan bentuk layanan untuk memenuhi tuntutan yang dituangkan dalam visi dengan berbagai indikatornya.

Adapun misi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo adalah :

  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan rajin dan tekun beribadah serta berbudi luhur.

  2. Meningkatkan semangat menuntut ilmu dan mengamalkannya

  3. Meningkatkan mutu dan prestasi keilmuan

  4. Mewujudkan kerja sama warga Madrasah dengan masyarakat

  5. Mempererat jalinan ukhuwah Islamiyah sesama warga MAN Sidoarjo

    1. Tujuan

Adapun tujuan MAN Sidoarjo adalah sebagai berikut :

      1. Pada tahun 2006 terjadi peningkatan skor + 2,0.

      2. Lulusan tahun 2006 naik 2 % yang melanjutkan ke perguruan Tinggi, 3% pada tahun 2005, dan 4% pada tahun 2006.

      3. Tahun 2005 grup teater dan drumband menjadi juara umum tingkat propinsi Jawa Timur.

      4. Tahun 2005 memiliki tim olahraga Volley, basket, bulu tangkis, dan tenis meja serta futsal yang baik.

      5. Tahun 2005 memiliki grup seni musik dan qosidah yang baik.

      6. Menjadikan lulusan MAN Sidoarjo mampuĀ  tampil terdepan dalam kegiatan keagamaan di masyarakat.

Oleh: mansidoarjo | Februari 1, 2008

Sejarah MAN Sidoarjo

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sidoarjo merupakan relokasi dari SPIAIN/MAN Jombang pada tanggal 18 Maret 1979 dengan nomor statistik Madrasah 311351512004 yang bertempat di Jalan Gajah Mada Nomor 76 Sidoarjo. Gedung yang ditempati saat itu statusnya masih menyewa dan bekas sekolah Tionghoa. Pada waktu itu yang menjadi Kepala Madrasah adalah H. Sri Suparto, SH mulai tahun 1980-1988.

Kemudian pada tanggal 27 Juli 1987 MAN Sidoarjo pindah ke lokasi Jl. Jenggolo Belakang Stadion Sidoarjo sebelah timur Sekolah Menengah Ekonomi Atas Negeri (SMEA Negeri). Tanah yang ditempati gedung MAN Sidoarjo sudah menjadi hak milik dengan nomor sertifikat tanah 7818/89 yang luasnya 3.947 m2. Kemudian pada tahun 1988 ada pergantian Kepala Sekolah dari H. Sri Soeparto, SH. digantikan Drs. H. Moh. Cholid sampai tahun 2001. Dalam tahun 1994 ada penambahan tanah seluas 2.458 m2 dengan nomor sertifikat 355/94 dan tahun 1999 ada penambahan lagi seluas 1.119 m2 dengan nomor sertifikat 006/99. Jadi jumlah luas tanah MAN Sidoarjo saat ini adalah 7.524 m2.

Berdasarkan kurikulum 1975, MAN Sidoarjo pada awalnya membuka dua jurusan yaitu program IPA dan program Agama, kemudian pada tahun 1982/1983 membuka satu program jurusan lagi yaitu IPS. Selanjutnya pada tahun pelajaran 1985/1986 berdasarkan atas perubahan kurikulum sekolah lanjutan tingkat atas, maka dalam hal ini MAN Sidoarjo membuka tiga program jurusan, yaitu :

  1. Program Agama

  2. Program Ilmu Biologi

  3. Program Ilmu Sosial

Pada tahun pelajaran 1989/1990 dibuka lagi program ilmu Fisika. Dengan demikian MAN Sidoarjo memiliki empat pilihan program. Sejak keberadaannya di Jl. Jenggolo Blk Stadion, perkembangannya cukup bagus, baik dari segi lingkungan maupun sarana pendidikannya. Pembangunan sarana fisik terus meningkat, lebih-lebih tempatnya yang strategis bagi pendidikan karena jauh dari kebisingan dan keramaian kota ditambah letaknya di antara sekolah-sekolah umum yang favorit di Sidoarjo seperti SMUN 1, STM Perkapan, SMKK, dan SMEA Negeri. Kesemuanya itu menjadikan MAN harus berani berkompetitif baik dalam kualitas maupun kuantitas.

MAN Sidoarjo yang dapat dikatakan berada di jantung kota Sidoarjo merupakan satu-satunya Madrasah Aliyah Negeri di Sidoarjo. Sebab hanya ada satu MAN saja sedang yang lainnya swasta. Oleh sebab itu tidak heran jika masyarakat Sidoarjo yang mayoritas beragama Islam ini sangat besar perhatiannya terhadap MAN Sidoarjo. Kepercayaan masyarakat Sidoarjo dapat dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah pendaftar calon siswa baru setiap tahunnya. Namun sayang sekali daya tampung Madrasah sangat terbatas, sehingga tidak semua pendaftar bisa diterima di MAN Sidoarjo.

Dengan diberlakukannya kurikulum tahun 1994, MAN Sidoarjo membuka 2 pilihan program, yatu program IPA dan IPS. Kebijakan ini diambil setelah kurangnya minat siswa memilih program bahasa dan MAK. Sampai pada tahun 2001 terjadilah pergantian kepala sekolah MAN Sidoarjo, dari Drs. H. Moh. Cholid yang memang sudah waktunya purna tugas digantikan oleh Drs. H. Abd. Shomad, M.Ag. yang berasal dari kepala MTsN Tlasih Tulangan Sidoarjo, dan saat ini yang menjabat sebagai Kepala Sekolah adalah H. M. Maksum AF, SH, M.Pd. yang berasal dari MAN Mojokerto.

Dalam perkembangan selanjutnya, MAN Sidoarjo telah mempersiapkan diri untuk menerima diberlakukannya kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Dan saat ini beberapa sarana dan prasarana baik fisik maupun non fisik sudah ditata dengan harapan MAN Sidoarjo di masa mendatang dapat menjadi salah satu alternatif masyarakat sebagai lembaga pendidikan di Sidoarjo


Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.